• Smile

    Smile

    Berikan aku senyummu, maka bahagiaku melewati tujuh musim.

  • Bookshelf

    Bookshelf

    Bila buku menjadi teman hidupmu, maka kamu akan tahu bahwa ia sangat berarti.

  • Education

    Education

    Belajar itu tak mengenal usia. Karena kampus sesungguhnya adalah kehidupan, sedangkan guru terbaik adalah pengalaman.

  • The Power of Pray

    The Power of Pray

    Doa itu layaknya bibit. Doa yang dipanjatkan mestilah sesuatu yang baik hingga layaklah kita berharap hasil yang baik pula. Sebab, tak akan tumbuh buah manis jika ditanam sembarang bibit.

  • Take and Give

    Take and Give

    Hidup itu bukan hanya sekadar menerima, tapi juga memberi. Karena pada hakikatnya sesuatu yang kita miliki adalah yang telah kita beri.

  • Clean Heart

    Clean Heart

    Terkadang ia tak didengar, namun ia selalu jujur.

Tampilkan postingan dengan label HIDUP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HIDUP. Tampilkan semua postingan

Sekolah Gratis dengan Fasilitas Lengkap. Apa Mungkin?

0 komentar

Ada harga, ada kualitas. Eemmm… ini menjadi slogan produk. Kalau mau mendapatkan kualitas yang bagus ya tentunya ada harga yang bagus pula. Lalu bagaimana dengan judul di atas? Sekolah gratis tapi fasilitas lengkap? Mungkin tidak sih?

Yaa bisa saja. Gratis di sini untuk pendidikan siswanya, orang tua siswa yang biasa mengeluarkan juataan rupiah untuk dana pendidikan, tidak berlaku di sekolah gratis ini. Lalu bagimana dengan oprasional sekolah, gaji guru, sarana dan pra sarana, dan lain-lainnya?

Dok. Pribadi (Gedung SMK Informatika Utama)

Baik, di sini saya akan perkenalkan kalian tentang sekolah gratis berfasilitas lengkap juga memiliki kualitas yang bagus. SMK Informatika Utama namanya. Sekolah gratis yang dibiayai oleh YBM PLN ini beralamat di jalan JCC Kompleks PLN P2B TJBB Krukut Limo, Depok. Sekolah berbasis IT ini sudah 13 tahun berdiri. Sudah meluluskan 11 angkatan dengan jumlah siswa lebih dari 300.

Bukti fasilitas lengkapnya apa sih?
Disini ada 3 lab komputer dengan masing-masing ruangan terdapat 30 unit komputer, bahkan rencananya dipertengahan tahun 2019 ini akan tambah satu lab komputer lagi. wowww… jadi kalau satu lab terdapat 30 komputer berati SMK Informatika Utama punya 120 unit komputer. Woowwww baget gak sih…

Bukan hanya itu aja loh,,, biasanya ni, disekolah lain kalau guru membutuhkan proyektor sebagai media pembelajaran, sang guru harus membawa proyektor dari ruang guru ke ruang kelas, itu pun kalau proyektornya tidak di pakai guru lain. Kalau di pakai guru lain? Yaaaa jadinya sang guru tersebut tidak bisa menggunakan proyektor untuk mengajar. Naahhh di SMK Informatika Utama, sekolah binaan YBM PLN ini setiap kelas dilengkapi proyektor, jadi gak ada drama guru rebutan proyektor ketika mau mengajar. Heeee…

Ruang kelas yang luas dilengkapi dengan dua AC pada setiap kelasnya membuat siswa dan guru nyaman melaksanaan kegiatan belajar mengajar. Enak banget yaa siswa yang sekolah di sini!! Sudah gratis fasilitas lengkap lengkap pula. 

Lalu bagaimana dengan mutunya?
Guru menjadi motor penggerak pendidikan. Guru di sekolah binaan YBM PLN ini, bukan guru jam terbang. Artinya apa? Guru yang mengajar di sekolah ini full berada di sekolah dari jam masuk sampai jam pulang (pukul 07.00 s.d. 15.00). Dengan begitu, guru bisa mempersiapkan perangkat pelajaran dan juga bisa fokus untuk pendampingan siswa.

Dok. Pribadi (Piangam Penghargaan dari Menteri Pendidikan Anis Baswedan)

Prestasi yang diraih oleh sekolah ini pun jangan diragukan. Tahun 2015 memperoleh piagam penghargaan dari menteri pendidikan dan kebudayaan, Anis Baswedan, sebagai sekolah penyelengaara UNBK berintegritas. Tahun 2016 mendapatkan penghargaan kepala sekolah berprestasi.  Pernah meraih nilai UN Bahasa Indonesia dan Matimatika tertinggi sekota Depok, dan banyak lagi prestasi lainnya yang didapat.

Alhamdulillah sekolah ini berdiri tegak atas dana zakat karyawan PLN yang dikelola oleh YBM PLN. Berbagai manfaat dapat langsung dirasakan oleh siswa, guru, dan penggerak pendidikan sekolah gratis bagi kaum dhuafa ini.

Lulusan SMK Informatika Utama juga sudah bekerja, bahkan sebelum mereka menerima ijazah SMK sudah diterima di perusahaan. Setelah lulus dari sekolah ini banyak diantara mereka yang melanjutkan ke perguruan tinggi dengan biaya sendiri, selain itu mereka juga bisa membantu meringankan beban orang tuanya dalam memenuhi kebutuhan hidup, bahkan tak sedikit dari alumni sekolah ini mampu membiayai adiknya sekolah.
Wooww… berkah sekali yaaa….


Para alumni ini pun sekarang tergabung dalam komunitas FOKAL (Forum Komunitas Alumni) SMK Informatika Utama. Setiap bulan mereka menyisihkan gajinya ke KOMZIS SMK Informatika Utama, yang nantinya dana tersebut digunakan untuk kegiatan bakti sosial, salah satu contohnya pembagian sembako untuk dhuafa yang diselenggarakan setahun dua kali. Hal ini sejalan dengan visi-misi YBM PLN, menjadikan Mustahik menjadi Muzakki. Keren baget yaa…

Sumber: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.dompetsampah&hl=en_US
                                                        

Satu lagi ni, sekolah ini juga sedang mengembangkan program inovasinya. Apa itu? APLIKASI DOMPET SAMPAH. Aplikasi yang dibuat oleh siswa SMK ini mendapat sambutan yang baik oleh YBM PLN, program ini hadir untuk mengedukasi masyarakat dalam memilah milih sampah dan juga membiasakan masyarakat untuk menabung. Silahkan download aja aplikasinya di play store. Sekarang memang zamannya serba online, sampah daur ulang dijual di sini. Nanti akan ada armada Dompet Sampah yang akan menjemputnya.

Bagaimana dengan sekolah gratis dengan fasilitas lengkap? Benar-benar ada, yaa!!

Terima kasih telah mampir.
Jangan lupa buanglah sampah pada tepatnya
Menjejak manfaat ramadhan
Jangan lupa zakatnya

Salam Ukhty Iza ^_^



Read more

MASJID

0 komentar



Dulu, tempat ini menjadi saksi sejarah kita untuk merangkai impian. Banyak harapan yang dituliskan, banyak doa yang terucap, Kita akan mewujudkannya bersama.

“Kalau usaha ini sukses uangnya kamu mau apakan?”
“Aku ingin memberangkatkan orang tua haji. Membantu orang-orang yang kesusahan.”
“Kok harapan kita sama, kalau saya minimal banget orang tua bisa umroh. Saya gak mau punya hutang lagi. Harusnya saya yang membentu orang lain.”

Impian itu pernah kita ucapkan saat kita telah menyusun target-target usaha. Berjalan diantara pohon-pohon kecil halaman masjid, tawa dan senyum kita saat itu, melebihi indahnya senyuman mentari pagi.

Kita tahu ini tidak mudah. Mengorbankan waktu, tenaga, uang, juga pikiran. Kita nekat,  karena aku dan kamu yakin bila kita bersama semua akan terasa mudah. Cita-cita kita sederhana, berlepas dari bergantung pada orang lain dan memberikan kebahagiaan untuk orang tercinta. Namun, ternyata senja datang begitu cepat. Menggiring kita untuk pulang dan berpisah.

Malam telah menarik perhatianmu. Cahaya rembulan memikat hatimu, kau terus menghitung banyaknya taburan bintang. Kau melangkah, berlari menggapai cahaya malam. Malam yang panjang.

Sekarang senyum mentari tak lagi terlihat. Awan hitam dan hujan menutupi sinarnya. Sesekali kilat datang, membawa rasa takut. Aku berada di sana.

Hidup memang tak selamanya berjalan dengan mulus. Perjalan hidup tak selamnya sesuai dengan rencana kita. Hidup itu dinamis, sangat cepat perubahannya. Secepat pikiran dan keputusan kita saat itu. Hidup itu belajar, ada pula yang namanya ujian. Ujian hidup datangnya tak bisa kita kira-kira, dia datang begitu saja semaunya. Datangnya ujian hidup untuk mengukur kualitas manusia itu sendiri, seberapa kuatkah ia menghadapi ujian hidup. Kalau dipahami secara mendalam, manusia itu sebenarnya memerlukan ujian hidup, karena ia akan belajar bagaimana cara menyalesaikannya, membuat strategi-strategi baru, bereksperimen, membutuhkan orang lain, menjadi lebih dekat dengan Yang Maha Kuasa, dan berusaha memahami keadaan.

Ujian hidup juga menjadikan seseorang lebih dewasa, lebih tegar dan ikhlas. Memahami bahwa kita hanyalah hamba Tuhan yang selalu membutuhkan pertolongan-Nya. Melunturkan kesombongan, karena sejatinya di dunia ini tak ada yang kita miliki. Merasa kehilangan mengajari kita bahwa tak ada kepemilikan sejati, semua yang ada hanyalah milik-Nya. Ujian dan cobaan hidup datang untuk menyucikan diri kita yang alpa dari memuji-Nya. Agak menyakitkan memang namun, Maha Pemurahnya Ia yang memberikan kesabaran pada diri manusia hingga ganjaran yang diperoleh tak terpikirkan sebelumnya.

Masjid, pada malam ini kami kembali lagi. Menyelesaikan masalalu yang belum usai. Mimpi buruk menghantui dan cita-cita yang entah ke mana ia perginya. Kekecewaan dan kemarahan harus segera hialang, demi silaturrahmi yang sempat terputus anatara kau dan aku.

Masjid, di tempat ini kami bersujud. Memohon ampun pada-Nya. Menyelesaikan semua dengan kata maaf. Maaf karena kami saling menyakiti, maaf karena kami egois, maaf karena kami lalai terhadap-Nya. tak ada kata yang lebih indah ketika dianta dua orang yang berselisih kecuali kata maaf dan mau memaafkan.

Masjid, jadilah kau saksi kami di akhirat nanti. Pertemuan kami tak bisa membendung air mata, mengakui semua dosa dan kekhilafan. Kami hanyalah hamba-Nya yang membutuhkan tuntunanNya.

Kami yang dahulu dekat, sekarang kembali mendekat dengan mengharap keridhoan-Nya.


Setalah hujan, hadirlah senyum pelanggi…
Depok, 28 Maret 2016
Pucuk malam 22.21


Read more

LINDUNGI ANAK DARI GADGET DAN INTERNET

0 komentar

Pagi tadi saya menghadiri acara seminar untuk anak dan orang tua. Acara ini diselenggrakan oleh Cahayaloka bertemakan “Bahaya Pornografi dan Ketertarikan Sesama Jenis”. Panitia acara meminta saya untuk menjadi MC, tepatnya MC untuk anak-anak dan Mbak Galuh untuk orang tua. Oh iya, acara seminar untuk anak dan orang tua ini dilakukan bersamaan namun tempat terpisah.

Dahulu anak-anak bermain dengan teman-temanya seprti; petak umpet, layang-layang, kelereng, boneka, dan lain-lain.  Pastinya permainan itu membutuhkan teman, bila tidak ada teman si anak pasti tidur. Nah, buat zaman sekarang bermain gak selalu membutuhkan teman. Bermain sendirian di dalam rumah pun jadi. Asalkan ada yang namanya gadget. Saat ini siapa si yang tidak punya gadget? Mulai dari orang tua sampai anak-anak punya benda ini. Jenisnya bermancam-macam, ada yang laptop, tablet, atau Smartphone. Benda ini tidak lengkap kalau tidak dilengkapi oleh “internet”. Kata orang, internet dapat memudahkan berkomunikasi dan juga mencari informasi dengan cepat. Kalau yang saya rasakan memang benar. Internet membantu saya untuk terhubung dengan teman-teman, saudara, rekan kerja, bahkan dengan orang yang tidakku kenal. Heeee… begitu pun dengan mendapatkan informasi, sangat cepat sekali. Informasi yang berkembang pesat bisa saya dapatkan setiap detiknya. Adanya intrnet juga dapat membantu saya untuk berbagi cerita dan pengalaman hidup, seperti yang saya tulis di blog ini. ^_^

Lalu, bagaimana jika gadget dan internet ini berada di tangan anak-anak? Gadget dan internet memang banyak sisi positifnya, tapi lebih banyak lagi sisi negatifnya. Internet kalau dilihat dari sisi permukaan sangat baik untuk membantu pekerjaan kita sehari-hari, tapi kalau dilihat dari dasar, internet banyak unsur kejahatannya.  Maka, saya tanyakan lagi bagaimana jika gadget dan internet berada di tangan anak-anak? 


Acara seminar tadi yang dihadiri sekitar 40 anak-anak dengan usia 4 sampai 12 tahun sebagai pembukaan saya tanyakan “Apakah kalian punya handphone?” mereka semua serentak mengangkat tangannya, menandakan bahwa mereka punya handphone. Kemudian sang narasumber Kak Wina dari Sahabat Generasi menanyakan kembali “Apakah handphone/gadget kalian ada internya?” semua peserta mengangguk dan menjawab “ya”. Agak kaget saya mendengarnya, anak masih usia SD sudah diberikan HP lengkap dengan fasilitas internet. Biasanya mereka gunakan gadget tersebut untuk berkomunikasi dengan orang tua/teman/lain-lain, games offline maupun online, Facebook, hingga youtube.

Otak manusia terdiri dari lima bagian: otak kiri, otak kanan, otak tengah, otak depan, dan otak belakang. Otak depan merupakan pusat untuk melakukan penilaian, pencernaan yang akan memerintahkan tubuh untuk melakukan sesuatu. Otak depan anak belum berkembang dengan baik pada usia ini. Belum bisa menilai baik buruk sesuatu hal. Otak belakang merupakan pendukung otak depan. Otak belakang menghasilkan dopamin yakni, hormon yang menghasikan rasa nyaman. Bila sang anak merasa nyaman dengan apa yang ia lihat di internet, nantinya ia akan kecandua dan sulit untuk dihilangkan.

Siapa yang memberikan mereka gadget? Sudah pasti orang tua.

Beraneka ragam ketika orang tua ditanya tentang mengapa anak-anaknya yang masih di bawah umur sudah diberikan gadget dan internet. Ada beberapa kemungkinan; 1) Sudah zamannya anak-anak akrab dengan gadget, 2) Diberikan gadget agar anak tidak rewel, 3) Ikut-ikutan anak tenagga atau teman sosialitanya, 4) Cara mudah agar anak tidak ganggu orang tuanya. Maka jangan heran di zaman sekarang anak dan orang tua tidak dekat, karena ada yang menarik anak-anak yakni, gadget. Komunikasi dalam keluarga tidak di bangun, keluarga menjadi punya duanianya masing-masing, berbicara tak lebih dari lima kata. Yang jauh menjadi dekat yang dekat menjadi jauh, itulah efek gadget dan internet.

Awal bulan Maret ini saya mengadakan acara seminar parenting bertemakan “Tepat Mendidik Anak di Era Teknologi” dengan narasumber Aranggi Soemardjan Founder Clevio Coder Camp menyajikan fakta-fakta kejahatan penggunaan internet. Jadi, banyak-banyak istighfar ketika beliau menampilkan keyword dengan reting tertinggi di google. Penggunaan internet 4-10% surface web seperti wikipedia, untuk kesehatan, pendidikan, dll. 90-96 % drak web yakni, internet gelap, illegal information, drug, pornografi, dll.   

Sempat muncul petanyaan juga di pikiran saya, apa si motif mereka (peng-upload konten tidak baik) meyebarkan hal itu. Kalau dari sisi pengamanan internet itu bebas akses, jadi siapapun bisa melihat apa yang mereka berikan di dunia maya. Anak baru lahir pun bisa kenal internet karena beberapa menit ia lahir di ajak selfi ortunya dan disebarluaskan di medsos. >_<

Saat break acara tadi, ngobrol-ngobrol bentar dengan narasumber. Kesempatan saya untuk bertanya pada narasumber. Mereka melakukan hal itu karena “uang dan ingin menghancurkan generasi”. Ohhhh tidak,, menghancurkan generasi!!!

Anak-anak dengan cara berpikirnya belum matang, otaknya masih terus berkembang. Butuh didikan dari orang terdekatnya (orang tua). Jika peran orang tua digantikan oleh gadget dan internet, apa yang akan terjadi pada anak-anak? Mungkin kita bisa berkaca pada realita yang ada saat ini.
Jika terlanjur sudah memberikan gadget, maka damping sang anak dalam menggunakannya. Temani, dan selalu jalin komunikasi antara orang tua dan anak. Berikan pemahaman agama, kenalkan Tuhannya yang tak pernah tidur, kenalkan dosa, batasi penggunaannya. satukan persepsi dan pemikiran,  dorong mereka untuk mengambil risiko, jadilah "teman baik" anak ajarkan cara  mengambil keputusan di keseharian. 

Buat ayah bunda, yuk selamatkan generasi kita. karena anak adalah investasi dunia akhirat ayah bunda.


#savechildren 


Read more

JOMBLO ITU NASIB GAK PACARAN ITU PRINSIP

4 komentar



Apa persamaan jomblo dengan gak pacaran? Jawabannya adalah sama-sama gak punya pacar. Lalu perbedaannya apa? Naahhh ini dia yang akan saya bahas.

Sebenarnya judul di atas saya ambil dari pernyataan “Arief Pocong” dalam acara Hitam Putih beberapa tahun lalu. Ketika ditanya oleh Deddy Corbuzier: “Arief, kamu punya pacar?”
Ari: “Nggak”
Deddy : “Berarti kamu jomblo?”
Ari : “Nggak”
Deddy : (memasang tampang heran) “Terus apa kalo bukan jomblo?”
Ari : “Gak pacaran”
Deddy : “Berarti Anda jomblo”
Ari : “Ya nggak”
Dedy : (tambah bingung)
Ari: “Kalo jomblo itu nasib, gak pacaran itu prinsip”

Jawaban keren yang pernah saya dengar untuk memberikan keterangan singkat kalau memang banyak anak muda yang punya prinsip gak pacaran.  Tidak pacaran bukan berarti  jomblo. Ini dua hal yang sangat berbeda yuuk kita simak ulasannya!

JOMBLO ini adalah julukan bagi anak muda yang sedang tak berstatus pacaran. Hidupnya penuh keresahan, galau, sepi, gak tahu mau jalan ke mana, sama siapa, sampai-sampai gak tahu mau melakukan apa. Wah ini si gawat kalau kelamaan jomblo bisa-bisa  … (Jawab sendiri ya).

Pastinya gak enak banget jadi jomblo, seperti hidup tanpa arah. Bawaannya bingung melulu, berusaha PDKT sama seseorang ternyata bukannya malah dekat tapi malah dijauhin, berusaha mau balik lagi sama mantan udah keburu sakit hati si doi. Yaaah akhirnya Cuma bisa duduk di pojok kamar sambil megang HP nunggu telepon atau sms yang isinya “Aku mau jadi pacar kamu”. Kasihan ya, kalau si JOMBLO kondisinya seperti itu? Hanya bisa berharap-harap cemas. Si JOMBLO, gak pacaran karena belum ada yang mau jadi pacarnya. Itu nasib namanya.

Beda lagi dengan GAK PACARAN. Ini adalah kondisi anak muda yang punya pendirian dalam hal urusan cinta dan mampu mengendalikan rasa suka terhadap lawan jenisnya. Gak pacaran karena pendirian, itu prinsip namanya. Anak muda seperti ini bukan berarti tidak punya rasa ketertarikan dengan lawan jenis, atau tergolong anak muda gak normal. Bukan seperti itu, gak pacaran karena prinsip merupakan, kondisi kedewasaan seorang anak muda yang mampu mengandalikan emosinya dalam hal suka/cinta terhadap lawan jenisnya agar tidak terserang virus merah jambu. Virus merah jambu ini yang akan menghantarkannya menuju gerbang PACARAN. Seperti yang kita tahu, bahwa pacaran itu lebih banyak efek negatifnya daripada positifnya.  Apalagi model pacaran zaman sekarang, berujung pada hal yang tak menyenangkan.

Anak muda yang gak pacaran bisa memanfaatkan waktu dengan baik, hidupnya enjoy, bebas melangkah ke mana saja, dan dengan siapa saja. Gak pusing mikirin malam minggu tanpa apel, gak pusing mikirin pernyataan cinta ke si ‘Dia’ yang tak kunjung di jawab. Atau lagi bingung mau jawab pernyataan si ‘Dia’ dengan ditolak atau diterima jadi pacar. Si PRINSIP pasti gak pusing-pusing mikirin segudang kedilemaan para JOMBLO. Kalau memang sudah siap menjalin cinta jalannya bukan dengan pacaran, tapi menikah. Inilah solusi yang tepat masalah cinta. Kalau memang belum siap menikah, ya jangan pacaran.

Nah sekarang sudah taukan perbedaan JOMBLO dengan GAK PACARAN, sialahkan Anda milih, mau jadi jomblo dengan segudang dilema, atau gak pacaran dengan ketenangan. 
Ingat, para jomblo “Jangan mengharapkan seseorang yang tidak mengharapkan Anda.” Arif Dahsyat

^_^

Say No to Valentine’s Day


Read more

Belajar Dari Pengalaman

3 komentar

                                                                (sumber gambar: afremov.com)


Kalian pernah dengar ungkapan pengalaman adalah guru terbaik? Pasti. Ungkapan yang tak asing bagi telinga kita. Namun, sudahkah pengalaman itu menjadi guru terbaikmu? Sudahkan pengalaman itu menjadi berarti bagi hudupmu saat ini? Apakah pengalaman membuatmu lebih baik lagi dalam menjalani hidup?

Yuppp,, semua petanyaan di atas hanya kamu yang bisa menjawabnya dengan jujur. Jujur dengan diri sendiri yaaa. Bagaimana kalian menyikapi pengalaman bisa dilihat dari kehidupan saat ini. Pengalaman berkaitan dengan waktu, peristiwa, informasi, dan lain-lain. Apa yang terjadi di masa lalu tentunya sangat berarti untuk saat ini.  

Kehidupan kita saat ini tidak pernah lepas dari masa lalu. Naah mari kita ulas beberapa manfaat dari pengalaman.
1.       Pengalaman itu memberikan pelajaran berarti
Ada seorang karyawan yang sedang sibuk di ruang kerjanya dan duduk di depan laptop. Katika dia merasa haus, ia mengambil air dan minum. Setelah itu meletakkan gelas yang masih berisi air putih dekat dengan laptopnya. Karena sibuknya, tak sengaja tangannya mengenai gelas yang masih berisi air putih dan tumpahlah air minum itu ke laptopnya. Hal ini menyakitkan memang. Tapi, apa yang terjadi setelah peristiwa itu? Tentunya orang tersebut tidak sembarangan lagi meletakkan air minumnya.

Ada kisah lagi, tentang seorang mahasiswa yang diajak berwirausaha dengan temannya. Kali ini ia sangat hati-hati untuk mencari partner bisnisnya. Ia memahami dulu tentang temannya ini apakah benar-benar ingin berbisnis atau hanya keinginan sesaat. Perlu waktu agak lama dalam memahaminya, sebelum ia mengembil keputusan. Karena dahulu mahasiswa ini pernah dikecewakan oleh partner bisnisnya, padahal hubungan mereka sangat dekat sekali. Kerugian bisnisnya pun berada pada punggung mahasiswa tersebut. Ia tidak mau kecewa untuk kedua kalinya, apalagi berujung pada kebecencian.            

Di atas adalah sebagian kecil dari contoh pengalaman sehari-hari. Bagaimana pengalaman itu menjadi alarm kita dalam bertindak. Inilah yang disebut sebagai pengalaman memberikan pelajaran berarti. 

2.       Pengalaman itu mendewasakanmu
Dewasa itu tidak bisa diukur dari usia. Ada loohhh yang usianya sudah masuk kategori dewasa tapi kelakuannya seperti anak-anak. Lalu dewasa itu apa? Dewasa itu lebih kepada tingkah laku juga tindakan. Tindakan tepat dalam menyikapi apapun. Entah itu masalah, pilihan, dan sebagainya. Kedewasaan itu akan terlihat saat kamu mengalami permasalahan hidup, dari permasalahan tersebut akan menimbulkan sebuah keputusan. Keputusan ini adalah sebuah pilihan. Sebelum kamu menantukan sebuah pilihan, kamu akan mempertimbangkan baik burunya. Bagaimana kamu mengetahui baik buruk tersebut? salah satunya adalah dari pengalaman.

3.       Pengalaman membuatmu dipandang orang
Salah satu alasan mengapa kamu diterima bekerja saat ini adalah karena kamu punya pengalaman sebelumnya. Orang yang memiliki pengalaman dan memanfaatkan pengalaman itu untuk mengembangkan dirinya. Maka ia akan dipandang orang lain. Contoh sederhana, kalau kamu belum berpengalaman naik gunung, lalu dua temanmu mengajakmu naik gunung. Yang satu sudah berkali-kali mendaki gunung, satu lagi mau coba-coba naik gunung dan ia ingin membuat pengalam pertamanya naik gunung. Teman mana yang akan kamu pilih? Yang pertama atau kedua. Tentunya akan memilih teman pertama kan. Selain karena berpengalaman, juga tau medan dan bisa memberikan rasa aman.

Contoh lainnya, saat kamu ingin mengadakan sebuah acara. Misal, acara seminar dengan mendatangkan dua pembicara. Dalam acara ini dibutuhkan moderator untuk mengatur acara agar berjalan dengan baik, menarik, dan tidak membosankan. Maka, siapakah yang akan ditunjuk untuk menadi moderator? Tentunya orang yang berpengalaman. Naah… disilah  penglaman menjadikanmu berharga dihadapan orang lain.

Sekarang sudah taukan kalau pengalaman memberikan manfaat berarti buat hidup kita. Jadi, mulai sekarang jangan anggap sepele apapun yang terjadi di masa lalu. Karena bisa jadi, pengalaman masa lalumu adalah sebuah permata yang kamu butuhkan saat ini.

Salam semangat, Ukhty Iza ^_^ 


Read more

Galeri

Dibawah cahaya rembulan
Belajar

Selamat Menempuh Hidup Baru

SMK Informatika Utama

Langkah Kehidupan

Menuju Masa Depan










Read more